Showing posts with label Australia. Show all posts
Showing posts with label Australia. Show all posts

Wednesday, June 14, 2017

Wine Tasting Tour - Melbourne

By: Monkey2
 


Ingin mencoba kegiatan seru saat travelling? Mungkin tour ini dapat menjadi alternatif.

One Day Wine Tasting Tour. Tidak suka wine? Tidak perlu khawatir, di tour ini kita bisa mencicipi wine yang paling ringan. Saya sendiri bukan penggila wine, tapi tidak ada salah nya kan mencoba hal baru? Selain wine, tour ini menawarkan pemandangan bukit khas perkebunan anggur. Benar - benar memanjakan mata. Meski tidak ingat dengan semua jenis yang dicicipi, tapi wine tour ini merupakan salah satu alternatif wisata yang dapat dicoba jika ke Melbourne.

Bagi sebagian orang, wine adalah minuman dengan cita rasa yang unik. Minuman beralkohol ini merupakan hasil fermentasi buah, khususnya anggur. Dapat dinikmati saat bersantai atau pun saat acara formal. Biasanya, restoran fine dining menyarankan wine sebagai minuman pelengkap makanan.

Pertama kali mencoba wine, agak aneh sih. Lebih berasa pahit nya. Tapi lama kelamaan, akan mulai terasa asam, manis, sepet, dan membuat tenggorokan menjadi hangat. Kombinasi yang menarik kan? J Makin kompleks rasa nya, maka harga wine semakin mahal. Menikmati wine adalah menikmati kekompleksitasan rasa dan aromanya. 

Umumnya, orang mengenal dua jenis wine yaitu red wine (anggur merah) dan white wine (anggur putih). Nyatanya, jenis wine bermacam-macam, antara lain:

  • Red Wine, wine yang dibuat dari anggur merah
  • White Wine, wine yang dibuat dari anggur putih
  • Rose Wine, wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine
  • Sparkling Wine, wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon dioksida di dalamnya. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari Prancis. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label Champagne. (source: Wikipedia)

Bulan April 2017 kemarin, saya berkesempatan mengikuti Wine Tasting Tour di Melbourne. One day tour ini akan membawa kita ke wineries dan perkebunan anggur. Berlokasi di Yara Valley, Melbourne, pengunjung dimanjakan dengan pemandangan yang cantik serta makanan dan wine yang enak. Perjalanan kesini ditempuh 1 jam dari Melbourne.

Ada beberapa tour yang menawarkan jasa ini, dan pilihan jatuh kepada A Day On The Vine. Check link ini  dibawah ini:
https://www.tripadvisor.com/Attraction_Review-g552158-d10066426-Reviews-A_Day_on_the_Vine-Croydon_Maroondah_Greater_Melbourne_Victoria.html

Dengan biaya $130 per orang, petualangan mencicipi wine di personal wineries siap dimulai (oiya, biaya ini termasuk lunch ya).

Tour ini menawarkan beberapa pilihan tempat penjemputan. Saya dijemput jam 10.00 di seberang Cnr Exhibition St & Grant Lane, Melbourne, sekitar 20menit jalan kaki dari penginapan di La Trobe Street. Disambut oleh Richard dan Bernadette, sepasangan suami istri  pemilik tour sekaligus tour guide hari itu dan pasangan ini ramah sekali, dan lucu. Peserta tour lain nya, pasangan suami istri asal India dan anak mereka, 7th months baby boy.
 
Nuansa pedesaan dan perkebunan terasa begitu masuk ke daerah Yara Valley.

A lovely view


The romantic red wine

Which one do you want to try?

You can try all of this wine

Tidak hanya wine, tapi kami juga mencicipi cheese, traditional homemade spices, dan selai. 


 
 
 
Wild Cattle Creek Winery menjadi pilihan santap siang. Suasana yang cozy, chef yang ramah, dan tentu nya makanan yang enak! Rupanya, restoran ini memiliki menu special tiap hari nya, yaitu Fish of the day. Menu ini bergantung pada hasil tangkapan ikan mereka hari itu. Kebetulan saat itu, hasil tangkapan nya SALMON, si ikan favorit saya (lihat juga link ini http://www.wildcattlecreek.com.au/).

Red Wine

Chicke breast with sautéed asparagus and mash potato

Grill salmon and sautéed vegetables
Panna cotta with ice cream

Yogurt ice cream
 
Wineries ini terbagi dalam beberapa area. Area depan dipakai untuk bartender. Ada juga sejumlah meja dan kursi, jika tamu ada yang ingin duduk sambil menikmati anggur. Beberapa tempat bahkan menempatkan kursi di area luar, yang langsung menghadap ke perkebunan. Area berikut nya ada perkebunan anggur. Karena musim panen anggur sudah lewat, perkebunan ini hanya bisa dilihat dari luar saja. Biasanya di Melbourne, panen anggur dilakukan saat menjelang musim gugur, sekitar Februari - Maret. Area terakhir adalah gudang, yang dipakai sebagai tempat penyimpanan anggur. Saat itu, karena wineries ramai, kami tidak dapat masuk ke dalam gudang.







Tour ini berakhir sekitar jam 4 sore. Secara keseluruhan, ini merupakan hal baru yang menyenangkan. Wawasan bertambah, perut kenyang, mata puas, dan hati bahagia. Richard dan Bernadette pun selalu  dan siap menjadi fotografer bila dibutuhkan.

Semoga pengalaman saya ini berguna untuk kalian yaahh, Sampai jumpa di cerita berikut nya!
  
 

 

Monday, May 29, 2017

How to Apply Australian Visa?

By: Monkey2

Banyak yang beranggapan apply visa untuk benua kangguru itu susah. Kenyataan nya enggak kok (based on my personal opinion lho yaa 😊) Apa saya hoki ya? Ga sampai seminggu, visa elektronik Australia saya sudah di tangan meski biasanya prosesnya bisa mencapai 3 minggu, tergantung dari kedutaannya. Saya apply 1,5 bulan sebelum keberangkatan, dengan catatan semua tiket, penginapan, dan itinerary sudah selesai.
 
Visa Australia ini visa pertama saya (sebelumya saya pernah ke Jepang, tetapi dengan menggunakan E-passport, kita sebagai WNI sekarang bisa bebas visa ke Jepang. Nanti akan dibahas di postingan terpisah ya..), dan visa ini saya urus sendiri. Rasanya gimana? pastinya ribet sewaktu mulai kumpulin dokumen, deg-deg-an pas submit dokumen, dan akhirnya bahagia  saat terima email notifikasi visa diterima.
 
Pengurusan visa ini dilakukan melalui VFS Global, di Kuningan City -yang tinggal ngesot dari kantor-. Beberapa hari sebelumnya saya datang kesana, untuk ambil formnya (form 1419 Application for a Visitor Visa – Tourist Stream). Petugasnya ramah dan siap menjawab pertanyaan2 dari kita. Biayanya sekitar Rp 1,568,000 (harga di awal 2017). Jika melalui agent, biasanya ada biaya tambahan sekitar Rp150rb-200rb.
 
Apa aja sih dokumen yang harus disubmit?
  • Pas photo (ini harus foto 6 bulan terakhir, ukuran nya bisa 4x6 atau foto untuk Visa. Biasanya tukang foto udah ngerti kok)
  • Photocopy passport (mulai dari halaman depan hingga dengan halaman dengan cap visa negara2 yang pernah kamu kunjungi)
  • Photocopy KTP dan kartu keluarga
  • Itinerary perjalanan
  • Tickets (termasuk flight ticket, booking'an penginapan, dan tiket untuk masuk ke theme park)
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir (sebenernya ga ada ketentuan berapa minimum saldo yang harus dimiliki. Yang penting, cukup untuk biaya hidup kamu disana)
  • Surat pernyataan bekerja dari kantor atau SIUP untuk yang memiliki usaha sendiri
  • Slip gaji
Setelah semua dokumen dan form selesai disiapkan, langsung deh di-submit ke VFS Global. Nanti kalo visa sudah jadi, akan diberitahu lewat sms (ini ada layanan berlangganannya sendiri) dan lewat email. Passport kita tidak lagi di-cap, karena sudah online visa. Tapi disarankan untuk mencetak email notifikasi ini.
 
Oiya, di visa itu juga ada penjelasan beberapa hal, seperti:
  • Berapa lama visa berlaku,
  • Batas maksimal tinggal per kunjungan,
  • Boleh bekerja atau tidak,
  • Boleh sorth couse atau tidak.
Untuk info lebih lengkap, bisa langsung cek link dibawah ini:
 
Selamat mencoba dan Good Luck yah  👀


Blog Archive

Adrenaline Trip - Jogjakarta

By: Monkey3 Hai Everyone! Kali ini saya mau sharing sedikit tentang liburan saya ke Jogja pada Mei 2015 lalu (yaaa ampun udah...